Berbagi Faedah Ilmiyyah Di Bulan Jumadil Ula 1436 H

ASH HABUL HADITS

cc72a13d57d418e83aa6b52cd08b79341e3f5012da39a3ee5e6b4b0d3255bfef95601890afd80709da39a3ee5e6b4b0d3255bfef95601890afd807092ab77e6f2502f1b1bf339a5253763b542ff76b26d9a2bcb31704397bad9e17fe038e9b89da39a3ee5e6b4b0d3255bfef95601890afd80709da39a3ee5e6b4b0d3255bfef95601890afd807092ab77e6f2502f1b1bf339a5253763b54

 Hari 398 Jum’at, 1  Jumadil Ula 1436 H

images (3)Abu Fairuz  Abdurrahman bin Soekojo Al-Qudsy Al-Jawy menyampaikan jawaban ilmiyyah dari beberapa pertanyaan  ikhwan yang sampai kepada kami :

Tanya: Jika wanita haidh lalu suci,lalu dia jima’ dengan suaminya terus ternyata haidhnya keluar lagi, bagaimana hukumnya?Apakah ada kafarat dari jima’ tersebut?

Nb: jima’ dilakukan setelah tidak melihat darah lagi dan itu menunggu beberapa jam untuk memastikan, setelah benar-benar tidak keluar lalu jima’, dan ternyata setelah jima’ keluar lagi.

Jawab : Yang dirojihkan oleh Al Imam Ibnu Qudamah rohimahulloh dan dipilih oleh Asy Syaikh Muhammad bin Hizam hafizhohulloh : jika sifat darah haidh benar benar ada pada darah yang keluar tadi, maka dia tetap darah haidh dan mengambil hukum haidh.
belum ada jawaban tentang apa yang menjadi kewajiban orang yang jima’ tadi. semoga tak apa apa karena keduanya berjima’ setelah darah berhenti dan si wanita telah mandi, sesuai dengan adat haidh wanita…

Lihat pos aslinya 236 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s